Pada MXGP yang diselenggarakan di Turki, Jeffrey Herlings dari Honda HRC PETRONAS memenangkan kedua heat, memastikan gelar juara dunia ke-6 miliknya. Rekan setimnya, Tom Vialle, juga finis di posisi ke-2 secara keseluruhan, menandai finis satu-dua bagi Honda.
\n\n\n\n
Herlings mengamankan gelar dengan kekuatan yang luar biasa
Pada MXGP yang diselenggarakan di Turki, Jeffrey Herlings dari Honda HRC PETRONAS menunjukkan performa yang luar biasa. Setelah meraih holeshot di heat pertama, ia memimpin hingga garis finis, mengamankan gelar juara dunia ke-6 miliknya pada saat itu. Pada heat kedua, ia kembali meraih holeshot dan memenangkan kemenangan keseluruhan setelah pertarungan sengit memperebutkan posisi terdepan dengan rekan setimnya, Tom Vialle, menang dengan selisih 0,499 detik.
\n\n
Vialle finis di posisi ke-4 pada heat pertama dan ke-2 pada heat kedua, menempati posisi ke-2 secara keseluruhan. Hal ini menghasilkan finis satu-dua yang bersejarah bagi Honda HRC PETRONAS di GP tersebut. Ruben Fernandez, yang mengalami cedera dalam insiden sehari sebelumnya, juga menahan rasa sakit untuk tetap berkompetisi, finis di posisi ke-12 pada heat pertama dan ke-9 pada heat kedua untuk posisi ke-11 secara keseluruhan, mendapatkan poin yang berharga.
\n\n
Balapan berikutnya dijadwalkan akan diadakan di Shanghai, Tiongkok, akhir pekan depan. Meskipun kejuaraan telah diputuskan, Herlings telah menunjukkan tekadnya untuk mengejar kemenangan hingga akhir musim, dan Vialle juga mendapatkan momentum saat ia membidik posisi ke-4 dalam peringkat.
\n\n
Suara dari tim dan pembalap yang sangat gembira
Juara yang baru dinobatkan, Herlings, mengatakan, \"Tom tidak membuat segalanya mudah bagi saya di heat kedua, tetapi saya sangat puas dengan kemenangan GP ini, gelar juara dunia ke-6 saya, dan mempertahankan rekor kemenangan saya. Saya sangat termotivasi untuk dua balapan tersisa dan tahun depan.\" Vialle, yang nyaris kehilangan kemenangan, juga menatap ke depan, dengan mengatakan, \"Saya memberikan segalanya untuk memenangkan heat kedua, tetapi Jeffrey tidak membuat kesalahan apa pun. Saya bertujuan untuk memenangkan balapan tersisa di Tiongkok dan Australia.\"
\n\n
Fernandez, yang berkompetisi meskipun cedera, merefleksikan balapan tersebut: \"Saya tidak dalam kondisi 100 persen, tetapi saya berjuang dengan segala yang saya miliki untuk setiap poin. Meskipun saya berada di luar 10 besar, saya bangga dengan usaha saya.\"
\n\n
Manajer Tim Marcus Pereira de Freitas memuji upaya kolektif tim: \"Kemenangan kejuaraan dunia Jeffrey adalah tujuan kami sejak awal tahun. Jeffrey dan Tom meraih finis satu-dua di GP dan Jeffrey memperpanjang rekor kemenangannya menjadi 17 adalah hasil dari kerja luar biasa oleh semua orang di tim. Ruben juga melakukan pekerjaan hebat dengan mendapatkan poin sambil menahan rasa sakit.\" Kesuksesan lebih lanjut bagi tim Honda diharapkan pada putaran berikutnya di Tiongkok.
\n\n
\n\n
\n\n
\n\nKe galeri (8)
\n\n\n\nSukai artikel ini





























